1.1 Pendidikan
Agama Buddha dan Budi Pekerti
KELAS:
I
|
KOMPETENSI
INTI
|
KOMPETENSI
DASAR
|
|
1. Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Terbiasa berdoa sebelum dan
sesudah melakukan kegiatan sehari-hari.
1.2 Meyakini Tuhan Yang Maha Esa
|
|
2. Memiliki
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1 Memiliki sikap hormat dan
salam dalam keluarga, sekolah, dan teman bermain
2.2 Memiliki sikap peduli kepada
sesama anggota keluarga, sebagai perwujudan/implementasi dari saudara yang
baik
2.3 Memiliki perilaku hormat dan
santun kepada orang tua, guru, dan anggota Sangha, sebagai implementasi dari
penghormatan (anjali, utthana, dan
namaskara).
|
|
3. Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1 Mengenali tempat ibadah,
rohaniwan, kitab suci, hari raya dan Guru Agung Agama Buddha
3.2 Mengenal penghormatan, dan simbol-simbol
agama Buddha
3.3 Mengenal kelahiran
PangeranSiddharta.
3.4 Mengenalkan pengembangan
cinta kasih (metta bhavana).
|
|
4. Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Mewarnai tempat ibadah,
rohaniwan, kitab suci, hari raya dan Guru Agung Agama Buddha
4.2 Mempraktikkan penghomatan.
4.3 Menceriterakan kelahiran
Siddharta
4.4 Mempraktikan pengembangan
cinta kasih.
|
KELAS:
II
|
KOMPETENSI
INTI
|
KOMPETENSI
DASAR
|
|
1. Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Meneladani sifat-sifat luhur
Pangeran Siddharta pada masa kanak-kanak
|
|
2. Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
|
2.1 Memiliki rasa malu berbuat
jahat dan takut akibat berbuat jahat sebagai landasan kemoralan.
2.2 Memiliki sikap sopan santun
dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat
|
|
3. Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1 Memahami macam-macam peraturan dalam keluarga,
sekolah, dan masyarakat.
3.2 Mengenal kisah kasih sayang,
kejujuran, dan persahaban.
3.3 Mengenal cerita masa
kanak-kanak Pangeran Siddharta.
3.4 Membedakan perbuatan baik
dan buruk.
|
|
4. Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Melaksanakan macam-macam
peraturan dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat.
4.2 Menceriterakan kisah kasih
sayang, kejujuran, dan persahaban.
4.3 Menceriterakan masa
kanak-kanak Paneran Siddharta.
4.4 Melaksanakan perbuatan baik
(contoh berdana, menengok teman sakit dll).
|
KELAS:
III
|
KOMPETENSI
INTI
|
KOMPETENSI
DASAR
|
|
1. Menerima dan
menjalankan ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Menerima dan menghayati
makna hari raya agama Buddha.
|
|
2. Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tatangganya
|
2.1 Memiliki perilaku yang baik
sebagai implementasi diri manfaat pelaksanaan pancasila Buddhis
|
|
3. Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
|
3.1 Memahami
manfaat melaksanakan dan akibat melanggar Pancasila Buddhis
3.2 Mengenal
sejarah Pangeran Siddharta pada masa bersekolah dan semangat belajar.
3.3 Memahami hari-hari raya
agama Buddha.
3.4 Mengenal kewajiban anak
terhadap orang tua dan guru.
|
|
4. Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Mempraktikan latihan
Pancasila Buddhis (5 latihan).
4.2 Menceriterakan sejarah
Pangeran Siddharta pada masa bersekolah dan semangat belajar.
4.3 Merayakan hari-hari raya
agama Buddha.
4.4 Menerapkan kewajiban anak
terhadap orang tua dan guru.
|
KELAS:
IV
|
KOMPETENSI
INTI
|
KOMPETENSI
DASAR
|
|
1. Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
|
1.1 Membiasakan diri untuk
melakukan puja bakti setiap hari
|
|
2. Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
|
2.1 Memiliki perilaku disiplin
melaksanakan puja dalam kehidupan sehari-hari.
2.2 Menunjukkan
pertolongan tanpa pamrih dan berterima kasih kepada orang yang telah
memberikan pertolongan
2.3 Mengakui
kesalahan, memperbaiki diri, meminta dan memberi maaf.
|
|
3. Memahami
pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan
Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah
dan tempat bermain
|
3.1 Memahami makna, tujuan, dan manfaat melaksanakan
puja bakti di Vihara, Cetiya, dan
rumah.
3.2 Mendeskripsikan
candi-candi agama Buddha di Indonesia dan candi yang dipergunakan perayaan
waisak.
3.3 Memahami
masa remaja dan masa berumah tangga Pangeran Siddharta
3.4 Memahami
empat peristiwa dan Pelepasan Agung
|
|
4. Menyajikan
pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Melaksanakan puja bakti di
Vihara, Cetiya, dan rumah.
4.2 Membuat gambar candi-candi
agama Buddha di Indonesia.
4.3 Menceriterakan kembali
peristiwa masa remaja dan masa berumah tangga Pangeran Siddharta
4.4 Menceriterakan empat
peristiwa dan pelepasan agung.
|
KELAS:
V
|
KOMPETENSI
INTI
|
KOMPETENSI
DASAR
|
|
1.
Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama
yang dianutnya.
|
1.1 Menerima Hukum Kebenaran
yang diajarkan Buddha
|
|
2. Menunjukkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta
tanah air.
|
2.1 Memiliki sifat kemurahan
hati dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kepedulian sosial
|
|
3. Memahami
pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan
tempat bermain
|
3.1 Memahami hakikat dan
perbedaan kehidupan menurut hukum kebenaran
3.2 Memahami cara-cara berdana
yang baik dan benar.
3.3 Memahami hukum karma dan
kelahiran kembali.
3.4 Memahami masa bertapa dan
dan ganguan mara.
|
|
4. Menyajikan
pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis
dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
|
4.1 Menjanjikan secara
konseptual perbedaan realita kehidupan menurut hukum kebenaran.
4.2 Mempraktikan berdana
paramita dengan cara-cara yang baik dan benar.
4.3 Menyajikan fakta kehidupan
sesuai dengan hukum karma dan kelahiran kembali.
4.4 Menceriterakan masa bertapa
dan dan ganguan mara.
|
KELAS:
VI
|
KOMPETENSI
INTI
|
KOMPETENSI
DASAR
|
|
1.
Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama
yang dianutnya.
|
1.1 Menerima meditasi dalam
kehidupan sehari-hari.
|
|
2.
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,
teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air.
|
2.1 Memiliki perilaku luhur dan
disiplin sebagai dasar untuk melatih meditasi
2.2 Memiliki sikap tenang dalam
menghadapi persoalan sebagai hasil pelaksanaan meditasi pernafasan dan cinta
kasih
|
|
3.
Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan
cara mengamati, menanya dan mencoba
berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat
bermain
|
3.1 Memahami kisah perumpamaan
tentang kisah “Rumah Terbakar, “Kembalinya Anak yang Hilang” dan Orang yang
Luka Terkena Panah Beracun
3.2 Memahami keajaiban-keajaiban
saat Petapa Gotama mencapai Penerangan Sempurna
3.3 Memahami cara meditasi
pernafasan dan cinta kasih.
3.4 Memahami tujuan akhir umat Buddha.
|
|
4.
Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam
bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis,
dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
|
4.1 Menceritakan kisah
perumpamaan tentang kisah “Rumah Terbakar, “Kembalinya Anak yang Hilang” dan
Orang yang Luka Terkena Panah Beracun.
4.2 Menceritakan
keajaiban-keajaiban saat Petapa Gotama mencapai Penerangan Sempurna
4.3 Melaksanakan meditasi
pernafasan dan cinta kasih
4.4 Menyajikan fakta contoh
orang yang berperilaku untuk mencapai tujuan akhir.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar