19 Agustus 2014

Lampiran 1 (lanjutan-Budha) Permendikbud 57/2014 Kur' 2013 SD

1.1     Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti


KELAS: I
KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1.  Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
1.1  Terbiasa berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan sehari-hari.
1.2  Meyakini Tuhan Yang Maha Esa
2.  Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
2.1  Memiliki sikap hormat dan salam dalam keluarga, sekolah, dan teman bermain
2.2  Memiliki sikap peduli kepada sesama anggota keluarga, sebagai perwujudan/implementasi dari saudara yang baik
2.3  Memiliki perilaku hormat dan santun kepada orang tua, guru, dan anggota Sangha, sebagai implementasi dari penghormatan (anjali, utthana, dan namaskara).
3.  Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
3.1  Mengenali tempat ibadah, rohaniwan, kitab suci, hari raya dan Guru Agung Agama Buddha
3.2  Mengenal penghormatan, dan simbol-simbol agama Buddha
3.3  Mengenal kelahiran PangeranSiddharta.
3.4  Mengenalkan pengembangan cinta kasih (metta bhavana).
4.  Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
4.1  Mewarnai tempat ibadah, rohaniwan, kitab suci, hari raya dan Guru Agung Agama Buddha
4.2  Mempraktikkan penghomatan.
4.3  Menceriterakan kelahiran Siddharta
4.4  Mempraktikan pengembangan cinta kasih.

KELAS: II
KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1.  Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
1.1  Meneladani sifat-sifat luhur Pangeran Siddharta pada masa kanak-kanak
2.  Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
2.1  Memiliki rasa malu berbuat jahat dan takut akibat berbuat jahat sebagai landasan kemoralan.
2.2  Memiliki sikap sopan santun dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat
3.  Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
3.1  Memahami  macam-macam peraturan dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat.
3.2  Mengenal kisah kasih sayang, kejujuran, dan persahaban.
3.3  Mengenal cerita masa kanak-kanak Pangeran Siddharta.
3.4  Membedakan perbuatan baik dan buruk.
4.  Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia 
4.1  Melaksanakan macam-macam peraturan dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat.
4.2  Menceriterakan kisah kasih sayang, kejujuran, dan persahaban.
4.3  Menceriterakan masa kanak-kanak Paneran Siddharta.
4.4  Melaksanakan perbuatan baik (contoh berdana, menengok teman sakit dll).

KELAS: III
KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1.  Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
1.1  Menerima dan menghayati makna hari raya agama Buddha.

2.  Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tatangganya
2.1  Memiliki perilaku yang baik sebagai implementasi diri manfaat pelaksanaan pancasila Buddhis
3.  Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
3.1  Memahami manfaat melaksanakan dan akibat melanggar Pancasila Buddhis
3.2  Mengenal sejarah Pangeran Siddharta pada masa bersekolah dan semangat belajar.
3.3  Memahami hari-hari raya agama Buddha.
3.4  Mengenal kewajiban anak terhadap orang tua dan guru.
4.  Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
4.1  Mempraktikan latihan Pancasila Buddhis (5 latihan).
4.2  Menceriterakan sejarah Pangeran Siddharta pada masa bersekolah dan semangat belajar.
4.3  Merayakan hari-hari raya agama Buddha.
4.4  Menerapkan kewajiban anak terhadap orang tua dan guru.



KELAS: IV
KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1.    Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
1.1  Membiasakan diri untuk melakukan puja bakti setiap hari
2.    Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
2.1  Memiliki perilaku disiplin melaksanakan puja dalam kehidupan sehari-hari.
2.2  Menunjukkan pertolongan tanpa pamrih dan berterima kasih kepada orang yang telah memberikan pertolongan
2.3  Mengakui kesalahan, memperbaiki diri, meminta dan memberi maaf.
3.    Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan  menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
3.1  Memahami  makna, tujuan, dan manfaat melaksanakan puja bakti di Vihara, Cetiya, dan  rumah.
3.2  Mendeskripsikan candi-candi agama Buddha di Indonesia dan candi yang dipergunakan perayaan waisak.
3.3  Memahami masa remaja dan masa berumah tangga Pangeran Siddharta
3.4  Memahami empat peristiwa dan Pelepasan Agung
4.    Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
4.1  Melaksanakan puja bakti di Vihara, Cetiya, dan rumah.
4.2  Membuat gambar candi-candi agama Buddha di Indonesia.

4.3  Menceriterakan kembali peristiwa masa remaja dan masa berumah tangga Pangeran Siddharta
4.4  Menceriterakan empat peristiwa dan pelepasan agung.

KELAS: V
KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1.  Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
1.1  Menerima Hukum Kebenaran yang diajarkan Buddha
2.  Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air.
2.1  Memiliki sifat kemurahan hati dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kepedulian sosial
3.  Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati,  menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya  di rumah, di sekolah dan tempat bermain
3.1  Memahami hakikat dan perbedaan kehidupan menurut hukum kebenaran
3.2  Memahami cara-cara berdana yang baik dan benar.
3.3  Memahami hukum karma dan kelahiran kembali.
3.4  Memahami masa bertapa dan dan ganguan mara.
4.  Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
4.1  Menjanjikan secara konseptual perbedaan realita kehidupan menurut hukum kebenaran.
4.2  Mempraktikan berdana paramita dengan cara-cara yang baik dan benar.
4.3  Menyajikan fakta kehidupan sesuai dengan hukum karma dan kelahiran kembali.
4.4  Menceriterakan masa bertapa dan dan ganguan mara.

KELAS: VI

KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1.  Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
1.1  Menerima meditasi dalam kehidupan sehari-hari.
2.  Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air.
2.1  Memiliki perilaku luhur dan disiplin sebagai dasar untuk melatih meditasi
2.2  Memiliki sikap tenang dalam menghadapi persoalan sebagai hasil pelaksanaan meditasi pernafasan dan cinta kasih
3.  Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara mengamati,  menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
3.1  Memahami kisah perumpamaan tentang kisah “Rumah Terbakar, “Kembalinya Anak yang Hilang” dan Orang yang Luka Terkena Panah Beracun
3.2  Memahami keajaiban-keajaiban saat Petapa Gotama mencapai Penerangan Sempurna
3.3  Memahami cara meditasi pernafasan dan cinta kasih.
3.4  Memahami  tujuan akhir umat Buddha.
4.  Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
4.1  Menceritakan kisah perumpamaan tentang kisah “Rumah Terbakar, “Kembalinya Anak yang Hilang” dan Orang yang Luka Terkena Panah Beracun.
4.2  Menceritakan keajaiban-keajaiban saat Petapa Gotama mencapai Penerangan Sempurna
4.3  Melaksanakan meditasi pernafasan dan cinta kasih
4.4  Menyajikan fakta contoh orang yang berperilaku untuk mencapai tujuan akhir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar